KAJIAN KELUARGA MUSLIM

blog doa, kajian, tajwid

Lafaz Doa Sesudah Adzan Lengkap Arab Latin Artinya serta Keutamaannya

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Gimana kabarnya hari sobat semua. Baik-baik saja kan? Membaca doa setelah adzan lengkap arab latin arti dan keutamaannya sangatlah urgen. Bagaimana tidak? Dalam sehari ada lima kali kita mendengarnya. Dari saat bangun tidur saja kadang kita terjaganya karena lantunan adzan di shalat subuh. Tidur pulas kita meski harus bangun karena kewajiban kita segera melaksanakan shalat. Siang hari saat kita juga mendengar adzan untuk shalat dhuhur. Lalu adzan asar. Nah, di kala matahari mulai terbenam ada adzan shalat maghrib. Setelah malam sudah masuk dan benar-benar sudah gelap maka dilantunkan adzan untuk shalat isya. Panggilan Allah Swt. ini untuk mengajak kaum muslimin bergegas pergi ke masjid untuk menjalankan shalat. Tentu saja dengan cara berjamaah. Ibadah shalat yang dilakukan minimal oleh dua orang muslim. Lebih banyak akan jauh lebih baik.Mengenai lafaz adzan secara lengkap tersaji di bawah ini :

f:id:mengaji:20181213063016j:plain

Latinnya : ALLAAHU AKBAR (4 x)
Artinya : Allah Maha Besar
Latinnya : ASYHADU ALLAA ILLAAHA ILLALLAAH (2 x)
Artinya : Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah
Latinnya : ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAH (2 x)
Artinya : Aku bersaksi bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
Latinnya : HAYYA 'ALASHSHALAAH (2 x)
Artinya : Marilah mengerjakan shalat
Latinnya : HAYYA 'ALAL FALAAH (2 x)
Artinya : Marilah menuju kepada kemenangan
Latinnya : ALLAAHU AKBAR (2 x)
Artinya : Allah Maha Besar
Latinnya : LAA ILAAHA ILLALLAAH (1 x)
Artinya : Tiada Tuhan selain Allah

Orang yang mengumandangkan adzan disebut muadzin. Banyaknya orang yang kurang tertarik untuk menjadi muadzin barangkali karena belum tahu banyaknya fadhilah yang akan diperoleh. Padahal, seorang muadzin itu memiliki banyak sekali keutamaan. Diantaranya :
1. Memperoleh pahala yang amat besar. Hal ini dapat kita ketahui dari hadits riwayat Bukhari.
Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah Saw bersabda : "seandainya orang-orang tahu keutamaan adzan dan berdiri di barisan pertama shalat, dimana mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali harus mengundi, pastilah mereka mengundinya di antara mereka". Dari hadits ini bisa kita ketahui bahwa kalau misalnya saja seseorang mengetahui besarnya ganjaran dari mengumandangkan adzan, tentu orang akan berebut. Bahkan jika harus melakukan undian pun tetap akan diikutinya. Itulah gambaran jelasnya.
2. Akan diampuni dosa seorang muadzin. Kita sebagai manusia tempatnya salah dan lupa. Banyak melakukan kelalaian dalam perilaku. Siapa saja tentu ingin dosanya itu diampuni. Salah satu caranya ialah dengan menjadi muadzin ini.
3. Akan memiliki leher yang panjang di akhirat kelak.
Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya muadzin adalah orang yang paling panjang lehernya di hari kiamat nanti.” (Hadits Riwayat Muslim). Di hari kiamat banyak orang yang tenggelam oleh keringatnya. Nah, seorang muadzin akan selamat dengan memiliki leher panjang.

Muadzin adalah jabatan yang amat mulia dan bergengsi. Mestinya banyak orang yang berkeinginan untuk melakukannya. Sesudah adzan selanjutnya seorang muadzin membaca doa setelah adzan yang lengkap. Seperti berikut ini :

f:id:mengaji:20181213063058j:plain

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBA HADZIHID DA'WATIT TAAMMAH WASH SHALAATIL QAA-IMAH, AATI MUHAMMADANIL WASIILATA WAL FADHIILAH, WAB'ATSHU MAQAAMAM MAHMUUDANILLLADZII WA 'ADTAH
Artinya :
" Ya Allah, Rabb pemilik seruan yang sempurna ini, shalat (wajib) yang didirikkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqam (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan."

Cukup singkat dan mudah untuk dihafalkan. Yang membaca doa tersebut tidak hanya sang muadzin saja. Kita yang mendengar pun juga hendaknya membacanya juga. Kita akan memperoleh syafaat dengan membaca doa yang mulia tersebut. Sebelumnya kita baca shalawat kepada Nabi Muhammad Saw. Jika kita mendengar lafaz "ASYHADU ALLAA ILLAAHA ILLALLAAH" yang artinya Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah. Maka kita baca :

f:id:mengaji:20181213063117j:plain

Latinnya :
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLAALLAH WAHDAHU LAA SYARIIKALAH WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASULUH, RADHITU BILLAHI RABBAA WA BI MUHAMMADIN RASULAA WA BIL ISLAAMI DIINAA
Artinya:
" Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, tidak ada sekutu baginya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, aku ridha sebagai Rabbku, Muhammad sebagai Rasul dan Islam sebagai agamaku."

Orang yang mendengar adzan pun hendaknya menjawabnya. Lafaz jawabannya sama dengan lafaznya adzan dari sang muadzin itu sendiri. Hanya saja, ketika pada bacaan HAYYA 'ALASH SHALAAH (2 x) dan HAYYA 'ALAL FALAAH (2 x) dijawab dengan LAA HAULA WALAA QUWWATA ILLAA BILLAAH ( 2 x) yang artinya "Tiada daya dan kekuatan melainkan atas izin Allah Swt.". Kita kerjakan hal ini di setiap adzan. Jadi, sesudah kita mengetahui hal ini, langkah berikutnya ialah mengamalkannya dalam keseharian. Semoga bermanfaat untuk semua pembaca sekalian.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.